Oleh: YopiE | Juli 28, 2008

Kebiasaaan melacur

Cak Huda yang baru saja menikah dengan Yuk Marni, lemah lunglai berada di pos hansip seperti orang bingung. Beberapa saat kemudian Cak Durasim datang. “Hud, kamu itu penganten baru kok bukannya seger, malah lemes emangnya kenapa kamu Hud?,” Tanya Cak Durasim.
“Iya Cak, aku mikirin istriku lho!,” kata Cak Huda.
“Kenapa istri kamu, kalau aku lihat istri kamu sehat-sehat gitu kok,” kata Cak Durasim.
“Gini lho Cak, aku ini biasa ke pelacuran, lha pas kemarin aku ‘Making Love’ malam pertama, aku ngeluarin uang 50-an. Pikirku perempuan yang bodinya kayak gini ini paling banter taripnya 50 ribu. Aku bener-bener lupa kalau itu istriku sendiri,” kata Cak Huda.
“Kamu itu juga sembarangan aja. Tapi ya udah tidak usah dipikir lagi, paling-paling juga istri kamu tersinggung sebentar terus kangen ama kamu lagi,” kata Cak Durasim.
“Bukan hanya itu masalahnya, Cak…,” kata Cak Huda.
“Lha apa masalahnya lagi?,” kata Cak Durasim menjadi bingung.
“Pada saat aku berikan 50 ribu, mendadak aku diberi kembalian 25 ribu.”


Responses

  1. hahahaha,,,, ternyata si istri jablay juga & lebih murah dari perkiraan ya?! hahahahaha


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: